IBU PINTAR STUNTING

MENU UTAMA

Tentang Stunting
Cara Pengukuran Panjang/Tinggi Badan
Tabel Pengukuran Panjang/Tinggi Badan
Cek Status Gizi dan Perkembangan Anak
Referensi
Cara Pengukuran Panjang/Tinggi Badan
1. Pengukuran Panjang Badan

Anak berumur kurang dari 2 tahun, pengukuran dilakukan dengan telentang. Jika seorang anak berumur kurang dari 2 tahun diukur tingginya (berdiri) maka ditambahkan 0.7 cm untuk mengkonversi menjadi panjang badan.

Cara mengukur dengan posisi berbaring:

  1. Sebaiknya dilakukan oleh 2 orang.
  2. Bayi dibaringkan telentang pada alas yang datar.
  3. Kepala bayi menempel pada pembatas angka 0.
  4. Petugas 1: kedua tangan memegang kepala bayi agar tetap menempel pada pembatas angka 0 (pembatas kepala).
  5. Petugas 2: tangan kiri menekan lutut bayi agar lurus, tangan kanan menekan batas kaki ke telapak kaki.
  6. Petugas 2 membaca angka di tepi di luar pengukur.


2. Pengukuran Tinggi Badan

Anak berusia 2 tahun atau lebih dan anak sudah mampu berdiri, pengukuran dilakukan dengan berdiri tegak. Jika seorang anak berumur 2 tahun atau lebih dan diukur panjangnya (telentang) maka dikurangi 0.7 cm untuk mengkonversi menjadi tinggi badan.

Cara mengukur dengan posisi berdiri :

  1. Anak tidak memakai sandal atau sepatu.
  2. Berdiri tegak menghadap kedepan.
  3. Punggung, pantat dan tumit menempel pada tiang pengukur.
  4. Turunkan batas atas pengukur sampai menempel di ubun-ubun.
  5. Baca angka pada batas tersebut.

Tabel Pengukuran Panjang/Tinggi Badan
Untuk usia 0-24 Bulan
Untuk Usia 24-60 Bulan
Referensi